Suka Duka Menjadi Anggota PMR

Kediri, 4 November 2018. Menjadi anggota Palang Merah Remaja (PMR) merupakan kegiatan yang mulia. Tidak semua orang mampu mengemban kewajiban dengan setulus hati karena ini merupakan kegiatan sukarela.
Seperti halnya Erika Octaviana, anggota PMR SMP Negeri 2 Kras ini mengak ada rasa suka maupun duka ketika telah menjadi anggota PMR.
"Awalnya ikut organisasi PMR ini, aku sangat antusias karena pasti akan mendapat banyak pengalaman baru dan kawan-kawan baru."
Erika juga didukung penuh oleh kedua orangtuanya karena ini merupakan kegiatan yang positif.
"Orangtuaku mendukung aku masuk ke PMR, mereka pikir aku akan bisa menjadi pribadi yang mandiri jika ikut organisasi tersebut."
Namun, lama kelamaan Erika mengalami kepenatan. Ia tak seantusias dulu sewaktu masih menjadi anggota baru. Perlahan semangatnya memudar.
"lama-lama ngerasa capek juga, karna tugas sekolah banyak, selain itu juga harus bagi waktu antara mengaji diniyah dan organisasi. Kalau pas latihan PMR otomatis harus mengorbankan waktu mengaji. Begitu pula sebaliknya." jelas Erika.
Namun, disisi lain ia masih merasa bangga menjadi anggota PMR.
"Meskipun kadang merasa lelah, tapi aku senang karena bisa menolong orang lain. Selain itu aku sudah mendapat banyak teman dan pengalaman lewat organisasj ini." imbuh Erika. (DHA)

Comments