KPOP : Budaya Korea yang Dianggap Sebelah Mata



Kediri, 4 Desember 2018. Korean Pop atau KPOP merupakan jenis musik yang berasal dari Korea. Budaya korea sudah menjamur diberbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia. Namun sayang, banyak orang awam yang memandang artis kpop sebagai "produk gagal" karena mereka menilai bahwa artis kpop hanyalah bermodal tampang. Bahkan, pada saat di atas panggung, idol kpop kerap kali dianggap bernyanyi dengan lipsing.
Padahal, perlu diketahui jika sebuah agensi atau managemen artis ingin merekrut idol, maka idol tersebut harus di training bertahun-tahun lamanya. Bahkan tidak sedikit yang menjalani training selama lebih dari 3 tahun. Semua dimaksudkan semata-mata untuk membentuk idol yang berkualitas dan ahli dalam bidangnya. Hal ini juga dibenarkan oleh Ekis Era Artika, salah satu pemerhati kpop.
"Sepengetahuanku, banyak orang awam yang taunya kalau orang Korea itu selalu oplas alias operasi plastik. Padahal, negara dengan penduduk oplas tertinggi bukanlah Korea. Orang Korea cantik-cantik dan ganteng-ganteng itu karena efek make up." ungkap Ekis.
Korea memanglah negara maju yang terkenal dengan teknologinya yang sangat cantik. Bahkan Korea terkenal sebagai salah satu produsen kosmetik terbesar di Dunia. Hal ini juga dikarenakan kualitas produk kosmetik Korea benar-benar bagus dam disukai oleh pangsa pasar.
Ekis membantah jika ada yang bilang bahwa idol kpop ketika bernyanyi di atas panggung hanyalah lipsing. Semua idol kpop benar-benar merasakan pahit ketika menjadi traine.  Saat ditanya contoh idol kpop yang melewati masa-masa sulit, Ekis berkata bahwa semua idol mengalami masa sulit.
"contoh idol kpop yang mengalami masa sulit.. Semua sih menurutku. Bahkan ada yang di training selama 10 tahun. Terus traine nya kan bukan cuma menyanyi dan dance tapi juga dilatih etika. Jadi kalau ada yang ngomong idol kpop hanya bermodal tampang, itu salah besar. Siapapun yang ingin jadi artis harus mau ditraine dulu, dan itu tahunan." (DHA)

Comments