![]() |
| Sumber: canva.com |
Interaksi adalah proses dimana orang-orang berkomunikasi saling memengaruhi dalam pikiran dan tindakan. Seperti kita ketahui, bahwa manusia dalam kehidupan sehari-hari tidaklah lepas dari hubungan satu dengan yang lain. Ada beberapa pengertian interaksi sosial yang ada di lingkungan masyarakat, di antaranya; Menurut H. Booner dalam bukunya, Sosial Psychology, memberikan rumusan interaksi sosial, bahwa: interaksi sosial adalah hubungan antara dua individu atau lebih, dimana kelakuan individu yang satu memengaruhi, mengubah, atau memperbaiki kelakuan individu lain atau sebaliknya. Menurut Gillin and Gillin yang menyatakan bahwa interaksi sosial adalah hubungan-hubungan antara orang-orang secara individual. Antarkelompok orang, dan orang perorang dengan kelompok (Halikin, 2014)
Manusia adalah makhluk sosial. Itulah mengapa mereka tidak bisa lepas dari bantuan orang lain. Manusia membutuhkan manusia lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sekumpulan manusia yang hidup bersama-sama dan mendiami wilayah tertentu memiliki kebudayaan yang sama disebut masyarakat.
Pada dasarnya setiap individu adalah makhluk sosial yang senantiasa hidup dalam lingkup masyarakat baik itu lingkungan fisik maupun lingkungan psikologis yang di dalamnya saling mengadakan hubungan timbal balik antara individu satu dengan individu lainnya. Salah satu ciri bahwa kehidupan sosial itu ada yaitu dengan adanya interaksi, interaksi sosial menjadi faktor utama di dalam hubungan antar dua orang atau lebih yang saling mempengaruhi ( Virginia Ningrum Fatnar, 2014).
Masyarakat sebagai community dapat dilihat dari dua sudut pandang, pertama: memandang masyarakat sebagai unsur statis, artinya masyarakat terbentuk dalam suatu wadah atau tempat dengan batas-batas tertentu yang menunjukan bagian dari kesatuan masyarakat sehingga dapat pula disebut masyarakat setempat, misalnya kampung, dusun atau kota. Kedua: sebagai unsur dinamis, artinya menyangkut suatu proses yang terbentuk melalui
faktor psikologis dan hubungan antar manusia yang di dalamnya terkandung unsur-unsur kepentingan, keinginan atau tujuan yang sifatnya fungsional. (Mutmainah, 2009)
Di dalam lingkungan masyarakat tidak bisa lepas dari yang namanya interaksi sosial. Interaksi sosial dapat terjadi jika memenuhi dua syarat, yaitu kontak sosial dan komunikasi. Interaksi sosial adalah hubungan dinamis yang terjadi antarindividu, individu dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Interaksi sosial dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya imitasi, sugesti, simpati, identifikasi, empati dan motivasi. Contoh dari faktor-faktor yang memengaruhi interaksi sosial yaitu:
a. Imitasi : Erika meniru gaya berpakaian artis korea.
b. Sugesti : Ibu-ibu arisan tertarik membeli produk kecantikan yang ditawarkan seorang sales promotion girl
c. Simpati : Dina merasa tertarik dengan penampilan grup GAC yang nyentrik.
d. Identifikasi : Rahma meneladani sikap kakaknya yang rajin menabung.
e. Empati : Dilla merasa iba dengan bencana yang terjad di Palu.
f. Motivasi : Irma dan kawan-kawannya berusaha dan berlatih basket dengan giat agar dapat menjadi juara.
Faktor-faktor tersebut dapat bergerak sendiri-sendiri dan terpisah maupun dalam keadaan tergabung.Interaksisosial akan melahirkan kerjasama. Kerjasama (cooperation) timbul karena orientasi yang sama orang perorangan terhadap kelompoknya (in-group) dan kelompok lain (out-group). Karena betapa pentingnya suatu kerjasama, sebagaimana digambarkan oleh Charles H. Cooleysebagai berikut: Kerja sama timbul apabila orang menyadari bahwa mempunyai kepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan-kepentingan tersebut, kesadaran akan adanya kepentingan-kepentingan yang sama dan adanya organisasi merupakan fakta-fakta yang penting dalam kerja sama yang berguna. (Middya Boty, 2017)
Daftar Pustaka
1. Boty, Middya. 2017. Masyarakat Multikultural : Studi Interaksi Sosial Masyarakat Islam Melayu dengan Non Melayu pada Masyarakat Sukabangun Kelurahan Sukajadi Kecamatan Sukarami Palembang. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. UIN Raden Fatah Palembang. 1(2).
2. Fatnar, Virgia Ningrum dan Choirul Anam. 2014. Kemampuan Interaksi Sosial Antara Remaja yang Tinggal di Pondok Pesantren dengan yang Tinggal Bersama Keluarga. Jurnal Fakultas Psikologi. 2(2).
3. Halikin. 2014. Analisis Pola Interaksi Masyarakat Pendatang Terhadap Masyarakat Lokal di Sumbawa Barat. Skripsi. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta.
4. Mutmainah. 2009. Interaksi Sosial Masyarakat Desa Kauman dengan Masyarakat Pendatang dalam tradisi Ziarah di Makam Sunan Kudus. Skripsi. Fakultas Ushuluddin. Universitas Negeri Sunan Kalijaga. Yogyakarta.

Comments
Post a Comment