Peningkatan Kualitas Pelayanan di Perpustakaan IAIN Tulungagung





Tulungagung, 1 November 2018. Pelayanan di Perpustakaan IAIN Tulungagung mulai mengalami perombakan secara perlahan. Perombakan ini ditandai dengan adanya penambahan jumlah karyawan baru di Perpustakaan IAIN Tulungagung.
Selama ini telah banyak keluhan dari mahasiswa mengenai pelayanan perpustakaan yang tidak kunjung dewasa. Pelayanan yang kurang memuaskan ini dianggap sebagai penghambat dalam memenuhi kebutuhan informasi atau referensi.
Seperti yang diungkapkan oleh Nia Ayu Anggraini, mahasiswa jurusan Tadris Matematika ini mengaku bahwa pelayanan yang diberikan oleh pustakawan di perpustakaan IAIN Tulungagung kurang memuaskan.
"Pustakawannya cuek dan kurang ramah dalam memberi pelayanan. Coba kalau pustakawannya ramah dan murah senyum gitu, pasti mahasiswa kalau datang ke sini juga bukan karena suatu keterpaksaan karena mencari referensi untuk tugas, melainkan datang ke sini dengan kemauan diri sendiri." ungkap Nia.
Peningkatan kualitas pelayanan yang diharapkan bukan hanya dari aspek psikologis saja, melainkan juga dari segi waktu jam buka yang dirasa masih kurang bagi mahasiswa.
Seperti yang dirasa oleh Nabila Prastika, mahasiswa jurusan Perbankan Syariah ini berpendapat bahwa perlu adanya penambahan jam buka perpustakaan
"Saya pikir sangat perlu untuk menambahkan jam buka perpustakaan yang terbatas ini, soalnya kan banyak mahasiswa yang kuliah mulai sore terus pulangnya malem, hla terus kapan sempatnya ke perpustakaan kalau jam 3 udah tutup." Tuturnya.
Peningkatan pelayanan di perpustakaan IAIN Tulungagung memang harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Hal ini juga dirasakan oleh Achmad Fikri, pustakawan IAIN Tulungagung.
"Pelayanan di perpustakaan sini memang masih perlu banyak perbaikan. Kalau ada pemustaka yang mengeluhkan mengenai pelayanan yang kurang ramah, mungkin itu bisa dimaklumi karena yang bekerja disini tidak semua asli lulusan ilmu perpustakaan yang paham betul seluk beluk menjadi seorang pustakawan yang baik." terangnya.
Pustakawan yang masih bekerja 2 tahun di Perpustakaan IAIN Tulungagung ini juga mengungkapkan bahwa untuk memberi pelayanan yang maksimal, perlu adanya penambahan jam buka perpustakaan.
"Mulai tahun depan, rencananya akan diadakan penambahan jam buka, yaitu mulai buka pukul  08.00 sampai pukul 19.00." ungkapnya.
Selain itu, pada tahun 2020 akan dibangun gedung perpustakaan baru. Rencananya gedung tersebut akan dibangun di dekat Gedung Syaifudin Zuhri.
"kita sebagai pustakawan merasa kewelahan melayani pemustaka yang begitu banyaknya, sedangkan gedung perpustakaannya kurang luas, untuk itu pada tahun 2020 akan dibangun gedung perpustakaan yang baru. Meskipun begitu, gedung yang lama ini masih akan tetap digunakan sebagai perpustakaan." Jelasnya. (DHA)

Comments